Thursday, April 25, 2019

Published 1:03 PM by Admin

7 Tips Memulai Bisnis Coffee Shop Anti Gagal


Kopi merupakan minuman khas daerah tropis termasuk Indonesia. Kopi memiliki cita rasa pahit yang pada umumnya diolah menjadi bubuk kopi yang disajikan dengan cara diseduh sekaligus ditambah sedikit gula untuk menambah rasa manis. Kandungan kafein pada kopi membuat para penikmatnya mengalami ketagihan atau kecanduan untuk mengonsumsi kopi secara terus menerus. Hal tersebut membuat kegiatan mengonsumsi kopi menjadi hal yang membudaya bagi semua kalangan masyarakat tak terkecuali dengan kalangan atas.

Pada saat ini kopi memiliki derajat yang cukup tinggi karena biasanya dihidangkan di berbagai kafe modern baik kafe kecil-kecilan di pinggir jalan maupun kafe bertaraf internasional layaknya starbuck. Hal tersebut memicu banyak kalangan pengusaha untuk mulai merintis bisnis coffee shop.

Tips Memulai Bisnis Coffe Shop

Namun sebelum membuka usaha atau bisnis coffee shop, terdapat beberapa hal atau tips yang dapat anda aplikasikan agar bisnis anda berjalan lancar.

1. Menentukan Jenis Bisnis Coffee Shop

Tips pertama untuk memulai bisnis coffe shop adalah menentukan jenis bisnis coffe shop. Pada umunya coffee shop terdiri dari beberapa tipe seperti warung angkringan di pinggir jalan, kafe untuk kalangan menengah, atau coffee shop yang bertaraf internasional. Untuk menentukan jenis bisnis coffee shop, anda harus memperhitungkan terlebih dahulu modal atau sumber daya yang anda miliki. Semakin besar modal yang anda miliki, semakin berkelas pula coffee shop yang anda bangun.

2. Menentukan Target Pasar

Tips kedua untuk memulai bisnis coffee shop adalah menentukan target pasar. Seiring dengan proses penentuan jenis bisnis coffee shop, anda juga harus menentukan target pasar yang anda tuju. Target pasar yang dimaksud di sini adalah kalangan yang anda ingin anda bidik baik kalangan atas, menengah, maupun bawah. Sebelum menentukan target pasar, anda harus mempelajari terlebih dahulu mengenai perilaku konsumen dari berbagai segmen yang ada. Setelah itu, anda harus menentukan segmen pasar mana yang paling sesuai dengan keinginan dan sumber daya yang anda miliki.

3. Menentukan Strategi Pemasaran

Tips ketiga untuk memulai bisnis coffee shop adalah menentukan strategi pemasaran. Untuk memulai sebuah usaha, diperlukan strategi di berbagai bidang tak terkecuali dengan strategi pemasarannya. Strategi pemasaran pun harus dimiliki dan diterapkan bagi anda yang memiliki keinginan untuk membuka coffee shop. Strategi yang dimaksud di sini adalah diversifikasi produk yang membuat produk kopi anda berbeda dengan produk kopi kompetitor, strategi pengembangan pasar, dan jenis promosi yang anda ingin gunakan.

4. Menentukan Lokasi Usaha

Tips keempat untuk memulai bisnis coffee shop adalah menentukan lokasi usaha. Lokasi usaha merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan usaha, karena dapat memengaruhi income yang akan didapatkan di masa mendatang. Lokasi yang strategis yang berdekatan dengan segmen pasar yang anda bidik merupakan tempat yang ideal bagi anda untuk mendirikan bisnis coffee shop. Pada umunya coffee shop didirikan di lokasi yang ramai dan padat aktivitas seperti dekat kampus, sekolah, kantor, mall, dll.

5. Memilih Supplier yang Tepat

Tips kelima untuk memulai bisnis coffee shop adalah memilih supplier yang tepat. Bahan baku kopi yang berkualitas akan menghasilkan minuman kopi yang berkualitas pula. Sebagai negara nomor 3 penghasil kopi terbesar dan terbaik di dunia setelah Brazil dan Vietnam, tak dapat diragukan lagi kualitas kopi yang dimiliki oleh negara ini. Indonesia sebagai negara kepulauan, memiliki berbagai jenis kopi yang tersebar di berbagai pulaunya, misalnya kopi aceh gayo, kopi toraja, kopi bali kintamani, kopi floress manggarai, kopi arabika wamena, dan masih banyak lagi.

Kembali kepada jumlah sumber daya atau modal, dalam pemilihan supplier atau jenis kopi, anda juga harus mempetimbangkan hal tersebut. Selain itu, dalam pemilihan jenis kopi, anda harus memperhitungkannya dengan target pasar yang anda miliki. Apabila anda memiliki keinginan untuk membuka kafe yang bertaraf nasional atau internasional di mana target pasarnya adalah orang-orang dari kalangan atas, maka jenis kopi yang anda gunakan harus memiliki cita rasa dan kualitas juara.

6. Menawarkan Menu Lain

Tips keenam untuk memulai bisnis coffee shop adalah menawarkan berbagai menu lain sebagai pelengkap racikan kopi yang anda tawarkan. Pada umumnya sebagai teman atau pelengkap untuk menikmati secangkir kopi, pemiliki kafe akan menawarkan berbagai varian makanan ringan yang gurih dan lezat seperti nachos, salad, pasta, roasted chicken, calamari ring, chicken wings, dll. Selain makanan pendamping, anda juga harus menyediakan varian minuma lain selain kopi seperti coklat, teh, jus, dan lain sebagainya.

7. Menambah Daya Tarik Coffee Shop

Tips ketujuh untuk memulai bisnis coffee shop adalah dengan menambah daya tarik coffee shop yang anda rintis. Seiring dengan perkembangan teknologi di mana media sosial menjadi ajang untuk berbagi momen yang dialami seseorang dalam kesehariannya termasuk budaya ngopi. Daya tarik yang dapat anda tambahkan seperti desain bangunan atau interior yang menarik dan eyecatching mampu menarik minat pelanggan untuk datang.

Rancangan Biaya Bisnis Coffee Shop

Untuk mendirikan sebuah usaha modal atau sumber daya merupakan sumber utama untuk menentukan berbagai strategi yang lain. Melakukan rancangan biaya akan mempermudah anda untuk memonitor kebutuhan yang anda butuhkan pada awal pendirian maupun pada saat bisnis sudah berjalan. Untuk mendirikan bisnis coffee shop bertaraf menengah setidaknya anda harus menyiapkan sejumlah dana yang tak kurang dari Rp.20.000.000. Berikut ini adalah uraian lengkap dari rancangan biaya untuk membuka bisnis coffee shop.

Peralatan Harga (Rp)
Penyeduh kopi yang disertai dengan kertas filter 120.000
Penyeduh kopi biasa 250.000
Saringan untuk ampas kopi 325.000
Penyeduh yang disertai saringan 1.100.000
Ketel 130.000
Alat Brewing Manual 100.000
Alat penyajian kopi 200.000
Alat penggiling kopi 300.000
Alat pengocok krim 130.000
Gelas pengaduk 50.000
Kompor 360.000
Total 3.065.000
Perlengkapan Harga (Rp)
Bahan dasar 1.500.000
Gaji karyawan 1.500.000
Peralatan berupa meja dan kursi 700.000
Cangkir dan peralatan lain 700.000
Aksesoris 500.000
Total 4.900.000


Biaya Lain-lain

Untuk mendirikan sebuah usaha dibutuhkan berbagai biaya lain di luar dari biaya peralatan dan perlengkapan. Biaya lain yang dimaksud adalah biaya listrik yang berkisar antara Rp.1.500.000, retribusi Rp.150.000, dan dana tak terduga sebesar Rp.650.000.

Setelah dilakukan penghitungan yang cukup rinci, didapatkan hasil bahwa biaya keseluruhan yaitu Rp.9.615.000 yang berasal dari penjumlahan biaya peralatan, perlengkapan, dan biaya lain-lain (Rp.3.065.000 + 4.900.000 + 1.650.000). Dari total Rp.20.000.000 yang anda persiapkan, anda akan mendapatkan sisa sebesar Rp 10.385.000 (Rp.20.000.000 – 9.615.000). Sisa biaya tersebut dapat anda gunakan untuk menyewa gedung tempat coffee shop didirikan dan untuk kegiatan operasional sehari-hari. Jika memang diperlukan Anda mungkin perlu mempertimbangkan penggunaan POS System untuk mempermudah operasional usaha sehari-hari.

Apabila anda memiliki modal yang terbatas, anda dapat mengajak beberapa rekan untuk bergabung dengan bisnis coffee shop yang anda rintis. Selain itu, anda juga dapat melakukan pengajuan pinjaman kepada pihak penyedia jasa seperti bank atau lembaga finance lainnya.

Demikian sedikit ulasan mengenai beberapa tips untuk memulai bisnis coffee shop yang disertai dengan contoh rancangan biayanya. Semoga artikel ini dapat membantu anda untuk mendapatkan informasi dan referensi dari mulai tahap perencanaan hingga pemeliharaan bisnis coffee shop.

      edit